cuman ketikan jari biasa

Ah dikerjain

Entah berapa lama pikiran ini tak tersentuh dengan kata cinta yang dapat merubah segalanya. Entah dari kapan rasa mulai menyadarinya. Bagaimana rasa biasa kini menjadi luar biasa. Karenamu . Lamunan Ganang terhenti ketika sahabat-nya datang, kulit tak terlalu putih , biasa sisiran kesamping seperti jackie -chan kesetrum ini suka banget Chelsea , sering disapa "Arif",datang bersama Rasi , keturunan india tinggi perut gempal , juga hitam. Tidak terbayang dua manusia berkulit hitam berboncengan layaknya manusia afrika sedang kekota cari air. Oke cukup. Mereka udah sahabatan sejak SMA kelas satu. Cuman Arif yang kesempatan setahun sekelas sama Ganang. Rasi dua tahun sekelas sama Ganang. Mereka sahabat kepong-pong.
         


" Rasi & Arif turun dari motornya , “Nang.. Gimana .. kok gue SMS tak kau balas" teriak Rasi. mengampiri Ganang duduk termenung di depan teras rumah
 Cuaca tak terlalu panas , membuat obrolan akhir bulan november ini menjadi serius ketika tiba tiba Ganang melontarkan kata yang mencengangkan. Safa bakal cabut akhir tahun ini bersama ayahnya ke Bali. Safa adalah sahabat dekat Ganang, yang bisa di bilang gebetan, berkerudung keci, tidak terlalu tinggi namun memiliki kulit kuning bersih, dengan tahi lalat di mata kanannya perempuan cantik dari dua bersaudara dirumahnya. Satu hal paling diingat Ganang dari Safa adalah kesukaannya pada kota Paris Prancis.
“kok gitu” kata arif sambil duduk di kuris depan teras. Sahabat Ganang sudah tau semua tentang kedekatan mereka, menjadi topik utama apabila membicarakan soal asamara. “ iya, katanya Safa bakal ikut Ayahnya, ayahnya dipindah kerjakan ke bali, nanti sekeluarga bakal kesana, cuman yang suruh nemenin ayahnya itu Safa duluan” balas Ganang yang sedang menuangkan air minum.
 Kenangan yang sulit dilupakan, bagaimana aku bisa kenal denganmu dulu. Lucunya kenapa waktu itu kamu dan aku bisa dijodoh jodohin sama temen temen makrab kampus, apakah kamu benar benar jodoh aku. Tapi kenapa kini mengapa engkau malah pergi meninggalkanku dengan ingin meninggalkan bayangmu jauh dariku. Pikiran Ganang mulai tak beraturan.


 Bayangan akan jauhnya jarak memang tak seberapa. Sulitnya melupakan akan candamu tak menyisakan derai air mata yang terus membasahi ketika malam dalam jalan menuju tidur memimpikanmu. Tak pernah sekali malam menjadi indah semenjak keinginan Safa hijrah ke bali di obrolkan kembali. Karena begitu menyakitkan orang yang merubah hidup kita kini  hilang dari sisi kita. Hubungan sebatas sahabat, tak menghalangi rasa kehilangan untuk datang. Memikirkan rasa perhatian yang akan mulai tersisihkan. Ini menjadi malam yang panjang untuk seorang Ganang.


" Kling ! " Sebuah pesan singkat menghiasi layar handphone Ganang. "Lo dirumah enggak ? Gue, Rasi, Oceng kerumah lo ya". Keliatan weekend tak begitu banyak acara, hanya berkumpul dengan sahabat sahabat lama. Dasar jomblo bersahaja.
Tak lama kemudian rumah Ganang telah di penuhi jomblo jomblo. “hlo Rasi mana ? “, saut Ganang. “Nanti juga nyusul .. kayaknya sih” bales Arif. Canda tawa kami menghiasai teriknya matahari yang begitu menjulang tinggi. Hanya duduk di depan sebuah teras depan rumah. Kini obrolan - obrolan kecil tentang rencana akhir tahun untuk sekedar mewarnai tahun ini,  memang malam tahun baru masih lama hingga tiga sampe empat minggu-an lagi, tapi waktu kita terpotong karena hanya urusan kuliah kita masing masing. Banyak usulan rencana yang dilontarkan, hanya Ganang yang tak angkat bicara. Masih merenung apa yang hal terindah untuk menyertai kepergian sang dambaan hati.
Matahari mulai redup , tidak menemukan titik temu tentang rencana akhir tahun ini, mungkin terjadi lagi seperti tahun lalu.. Rencana tidak jelas olehku gumam "Arif" dalam hati. “Apa rencana malam ini, ini malam minggu” Ganang mulai bicara , sekali bicara, tertusuk semua. “nanti ke alun alun aja gan, tapi  entar ke rumah gue aja dulu Gan”, Saut Arif.  Karena untuk menuju alun alun kota dari rumah Ganang melewati rumah arif terlebih dahulu. Dengan persetujuan kita pulang penuh kepastian apa yang akan dilakukan oleh sekumpulan orang jomblo yang tidak memiliki kepastian.
Malam minggu ini begitu renyah semuanya bisa kumpul dari jarkom yang ada, arif, Ganang, Rasi Oceng, gabo, yusa.. dan yang lainya. Ternyata banyak yang tidak melewati malam minggu dengan pasangan ya. Begitu larut dengan obrolan masa masa SMA dulu. Meski semua tau masalah yang sedang di hadapi Ganang, tak satupun dari mereka yang membahasnya.
Ini adalah awal desember dari 19 tahun terburuk bagi Ganang, dari awal awal bulan sebelumnya ini paling Ganang benci, inilah awal bagaimana rasa akan dijauhkan oleh jarak, sebuah kesempatan membahagiaan seorang yang istimewa akan terbuang sia sia. Penutupan akhirnya semester 3 akan membuat rasa kekecewaan itu bertambah, dari lokasi rumah mereka yang memang cukup jauh yang membuat mereka jarang untuk bertemu.. Sambil terus makan pisang goreng didepan rumahnya Ganang masih memikirkan sesuatu yang istimewa yang akan diberikan olehku untuknya. Kemudian Ganang menuju kekamarnya dan mncari sesuatu apa yang berharga untuk diberikan kepadanya. Sampai tertuju pada sebuah notebooknya, bukan Ganang bukan membrikan notebooknya melainkan foto yang ada didalamnya selama mereka bersama akan menjadi kengan terindah dalam sebuah ide video yang berbentuk stopmotion. Bukan apa apa bagi yang menerima yang memiliki sedikit kenangan , berhargalah orang menjadi peran utama dalam sebuah kisah asmara. Fix this for you !.
Foto adalah bagian dari sejuta sebuah memori indah sebuah kenangan., masihkah aku kuat membuatnya setelah sekian lama bersama. Akankah ini terakhir untuk semua moment, apakah ini menjadi awal ujian untukku. Pikiran Ganang hanya berkutat akan kepergianya. Hari hari penuh keputusasaan , ini sungguh tak disukai oleh siapapun termasuk Ganang. Hari demi terlewati Ganang dengan penuh keabu abuan. Hingga malam minggu datang menjelang masih tak kuasa Ganang membuat kenang kenangan itu untuknya. Hingga Ganang menghampiri rumah Arif, dan menceritakan semuanya. Memang sahabat Ganang satu ini sangatlah peka dalam masalah percintaan dengan rekor 5 kali pacaran 7 kali nembak 9 kali di tolak. “jadi, Safa memang bakal berangkat awal januari setelah tahun baru nanti, kurang lebih 3 hari dari sekarang, gimana acara tahun barunya kalo bareng bareng sama Safa ,rif” kata Ganang. “ya enggak apa juga sih, malah asik...” balas arif. Bentar ini Oceng mau kesini bentar lagi. Jadi malam minggu ini mau kemana.” Tambahnya. Masih tak ada respon dari Ganang yang masih sibuk dengan hapenya, . setibanya Oceng datang mereka bingung mau ngapain.. sedangkan arif yang belum makan malam karena lagi enggak dari lauk dirumah memustukan untuk mengajak makan mie ayam. Fix, jalan menuju rumahnya Ganang ada mie ayam enak.
Mungkin kehilangan diartikan seluruhnya , hingga nafsu makan. Terlihat begitu pelan lahapan ganang tak begitu menampakkan selera makannya. Sambil terburu buru makan mie yang masih dimulutnya Oceng melontarkan kalimat “Gimana , tidur rumah lo aja yuk gan, ada Arsenal nih” .”iya yuk, bentar gue SMS Rasi” tambah arif, dengan menganggukan kepala yang sedang meminum jeruk Ganang itu brarti setuju. Nanti Rasi nyusul, masih ada urusan dirumahnya, sebuah balasan pesan singkat dari Rasi yang di lantangkan oleh arif. Setelah penuh terisi perut ini , Ganang mengawali perjalanan menuju rumahnya, entah apa yang kalian pikirkan ini nyata laki laki yang tidur bersama. Tontonan sepak bola membuat malam minggu ini sedikit laki. Huft. Beberapa saat arif ketiduran.. tiba tiba kaget ibunya Ganang datang dengan teh hanya dan beberapa gorengan hanya sekedar untuk menemani malam.” Yah enggak usah repot repot ibu.... kelaurin aja semua yang ada” . kata salah satu dari mereka. Hangatnya teh sepertinya menghangatkan persahabatan jomblo jomblo malam itu.  sekitar hampir setengah sebelas malam ahkirnya rasi datang.
 Tiba tiba Arif mengambil hapenya Oceng dan mencari kontak sms paling atas.. iya Rika. Entah tak tau siapa. Mungkin seseorang yang pernah mengisis hatinya. Ternyata arif ingin ngerjain Rika kayak  acara di TV kemudian arif menelfonya. Tit...tit.. “ Hallo, bener ini rika?” kata arif , “Hoam..Iya, ini siapa?” saut Rika dalam keadaan ngantuk ketika arif menelfonya.. Dia tidak tahu karena telfon yang digunakan nomernya disembunyikan.” Ini Sueb” .”HA-HA-HA. Seluruh penghuni tertawa, Arif nabokin satu satu karena mereka lup akalo ini sudah terlalu malam.”Parah lu Parah lu Parah” teriak Rasi yang masih sedikit ketawa. Sebenernya apa yang diketawain adalah sueb.. ini sedikit penhinaan nama karena masih saja ada nama sueb di era gemilang ini. Beberapa masih terbayang, akan yang terjadi tadi, namun cuman Oceng yang tidak tau apa yang terjadi. Setelah jarum pendek menujukkan diangka satu semuanya juga telah tertidur, tidak kecuali arif.. karena tadi sempat terlelap tidur, sekarang jadi susah tidur, beberapa kali membuka Timeline twitter lalu pindah ke Blackberry Messenger-nya ternyata sepi, kasian jomblo.
Setelah tadi selesai ngeKepo-in hapenya Oceng,Sekarang arif tertuju pada hapenya Ganang yang tak luput dari pandangan.“ Kalo lagi melow kira kira yang di chat apa ya” gumam arif. Dibukanya seluruh chat yang ada antara Ganang dan Safa. Semuanya. Sekiatar dua jam membaca arif tau ini sebuah asmara yang indah untuknya.
Esok paginya, mereka disambut makan bubur yang telah disiapkan oleh ibunya Ganang, dengan mata yang masih sayu, dengan muka yang tak berbentuk kita makan.. tak lupa juga cuci muka. Selesai makan mereka tak langsung pulang, melainkan menunggu serial kegemaraan. Dragon ball. Rasi sibuk ngabarin orang rumah, sedang arif ngetweet. Oceng tidur tidur-an. Begitu film selesai kita mau pamitan tanpa mereka sadari Oceng masih tertidur lelap. “Gan pen pamitan, Oceng biarin tidur aja gih keknya dia lelah” kata arif dengan mengendap endap arif yang tadinya boncengan sama Ganang kini pulang bareng Rasi. Sedang Oceng masih tertidur Rasi dan arif terpaksa ngedorong motornya hingga rada jauh dari rumah Ganang agar suara kepergian kita tetap tidak kita sadari. Entah apa yang terjadi. Ketika bangun nampaknya Oceng berada dunia yang telah berbeda setelah mereka ditinggal Rasi dan arif yang terus tertawa tak terhenti. Kasian Oceng.
Setelah arif membaca chat semalam milik Ganang, arif penasaran. Karena sebelumnya arif dan Safa sudah kenal, arif berencana ngintrogasi Safa malam nanti , karena sudah enggak tahan apa motif Safa melakukan pilihan ini. Setalah matahari mulai tak menyinari lagi. Saatnya Arif mengeksekusi niat dan .. tiba tiba Safa duluan yang ngechat arif.. sempet arif caputre ini dia :
















































Kemudian mulut arif berbusa. Ini seakan akan mecoret semua pikiran list tentang apa yang terjadi. Semalaman tertawa tak terhenti tak terduga apa yang sebenernya yang terjadi, sungguh fenomena kejadian seperti ini, ini adalah hal baru unik lucu menurut arif. Arif hanya bisa tertawa tanpa henti malam itu.
Tepat tanggal 31 desember, belum ada jarkom untuk menentukan rencana malam nanti, terutama Ganang apakah akan tetap rencana awal untuk tetap mengajak Safa ikut. Sekitar pukul 13:00. Ganang ke alun alun kota bersama kakaknya yang lagi ada keperluan, dan sembari membahas rencana Ganang pergi ke rumahnya Rasi yang tidak jauh dari alun alun kota. Tak lama kemuadian arif juga ke rumah Rasi dan langsung ngambil Stick  yang lagi nganggur membutikan kalo pesan yang dikirm Rasi telah di terima dan di baca pula. “ Gmana gan, nanti malem mau kemana “ tanya Arif sama Ganang. Kebetulan sudah pada kumpul. “ya terserah.. gimana ceng”. Ganang malah melempar pertanyaan ke Oceng. Sambil main PES2012 arif memotong “ hlo kemaren katanya bareng sama Safa”.. “Hahahahahahaha...” Semua tertawa tak terkecuali Ganang pula masih belum tahu apa yang sebenarnya terjadi. Sambil ke dapur bikin mie ijo Ganang memotong lagi pembicaraan arif ” Kayaknya enggak deh, ada urusan keluarga katanya ...gimana ada rencana? “.Ehmmm, mulailah kesunyian kembali hadir , “kalo ke simpang lima gimana , trus sorenya ke jalan menuju water blaster .. keknya keren deh..” sambil menaruh Stick arif lalu dudu ke sofa. “oke, trus kalo pake mobil gue enggak bisa ... mana muat, punya lo lah ceng” Ganang menambahi sambil terus mengaduk mie instan warna ijo. Saut Oceng “emmmm.... ammmm emmm... entar kalo gue tidur gue bangunin jangan di tinggalin” .hahahahahahahahaha.. semua tertawa tak kecuali arif yang begitu jahil. Oke fix.
“Sialan gue bagi !!! gue juga belum makan , yang Mie Ijo itu aaaaaa” teriak arif. Ganang yang begitu lapar melahap semua dua porsi mie yang di buatnya dari rak dapur Rasi.
Matahari mulai redup. Mereka bergegas pulang. Setibanya mereka tiba dirumah masing masing. Arif begitu bingung kenapa Ganang tidak mengirim pesan atau kabar.. apakah ini jadi atau hanya wacana. Hanya Ganang yang bisa menyetirkan mobil. Kalo Ganang saja tidak bisa, bakal gagal total malam tahun baru ini. “ sori Rif, gue sakit, kalian main tanpa gue bisa kan” terlihat dalam sebuah wallpaper pesan singkat dari Ganang. AAAAAA... cepet sembuhlah balas arif. Arif tak begitu mood rencana yang sudah matang tentang mem-video Ganang malah gagal. arif enggan main meskin malem ada rencana lain.. Rasi dan Oceng diajak temenya bakar sate. Arif tau , tidak seru kalau tidak ada Ganang. Dan dirumah Ganang masih sibuk terus menguatkan diri untuk tetap sehat ingin keluar hanya sekedar melihat pementesan kembang api tahun baru bareng Safa. Safa jelas menolak... karena tetap akan menggagalkan rencana tersebut. Finally ibu-nya Ganang melarang, hanya sebuah chat dari aplikasi yang menyelamatkan komunikasi mereka.
“Gerrrr... sekitar pukul sepuluh arif terbangun  melihat sebuah pesan dari Safa. :
Arif ikutan panik, ternyata Rasi juga tau. Kemudian Rasi SMS Oceng juga.. Oceng masih menyempatkan waktunya untuk sekedar menjenguk Ganang.. karena hari ini juga harus di asrama lagi, guna mengikuti pendidikanya sebagai taruna.” Entar Oceng kerumah lo rif, “ pesang singkat dari Rasi. Tak lama kemudian mereka ( Arif & Oceng ) ke rumah Rasi. “ sini gue kasih tau, sebenernya hari Safa itu berangkat keBali.. eh Ganangnya malah sakit.. padahal lagi dikerjain Ganangnya.. sungguh kurang pingin dicolok apa coba “ kata Rasi.  Sambil melihatkan semua bekas Chatingannya bareng Safa, Arif bilang“ enggak Ras, sebenrnya ini tuh lagi ngerjain Ganang.” .. Buahahahahaha...tertawa setertawanya mereka. sambil memutar motornya Oceng  “udah buruan, ini jadi njenguk korban.. eh Ganang enggak”.tanpa rasa berdosa dan tanpa parsel atau apa mereka menujui ruangan tempat Ganang dirawat. *salim sama ibunya Ganang*
“wah lo sakit mesti gegara makan mie ijo deh gan” tanpa rasa dosa arif mengataknya. Karena sebenernya waktu malam tidur bareng memang Ganang sudah tidak enak badan, berlanjut makan mie instant padahal belum makan dari siang. Iya Ganang fix sakit .. typus ( RE: tipes ). kejamnya  Rasi berkata“ eyaa, lu jahat gan.. masak Safa sekarang udah hampir berangkat ke Bali masak malah tiduran . wah wah.. di balik semua itu arif dan Oceng hanya bisa tertawa dalam hati. Kini giliran Ganang yang masih miris memikirkan apa yang sedang terjadi. Puk-puk-in Ganang. Ganang hanya bisa terdiam.. lesu lemas tak berdaya. “emang ada buktinya kalo udah dipesawat gan” kata Oceng. Sambil menujukan ke Oceng “ gue enggak begitu percaya sih.. beneran enggak ya” . disini mulai ada kesalah, Oceng melakukan Blunder . kini Ganang malah diselimuti kurang percaya apa yang terjadi bukan menyesalinya.” Iyalah itukan di bandara mana bohong si Safa” kata arif meyakinkan Ganang, mendukung rencana Safa agar tetap terjaga. Tak lama kemudian mereka beranjak meninggalkan Ganang yang masih terselimuti keraguan.
Esoknya  ketika arif sedang makan di kantin kampus  terdapat pesan disingkat mucul di wallpapaer “SUKSES KALIAN NGEREJAIN GUE YA” dari Ganang.”hahahahahaha” arif tertawa sendiri kemudian di getak oleh temanya. Arif berisiniatif untuk mengajak Safa njenguk Ganang, untuk kejutan akhir- syapa tau juga Ganang sembuh. Meskipun sudah ketahuan , kalau finshingnya  Sweet kan keren jugakan. Dengan beberapa obrolan di pesan singkat, mereka memutuskan pukul 15:00 tepat mereka bertemu diaerah yang sekrianya arif tau. Karena sulit untuk menjelaskan kalau arif ke rumah Safa. Tak lama mereka bertemu disebuah toko roti dekat pombensin daerah sam poo kong semarang. Konsenttasi penuh arif dibelakang motor Safa mengikuti arah menuju rumahnya. Sesampainya dirumah, Safa mempersiapkan diri untuk bertemu Ganang, tidak Safa tidak berfikir untuk berpenampilan badut untuk memberi kejutan. Seadanya saja . berkerudung biru kaos dengan tulisan” i love bali “dengan perpaduan jaket warna biru.
“rif nanti hafalin jalannya , kalo pulang biar enggak tersesat”. Kata Safa yang berboncengan menuju sebuah rumah sakit di kendal. Dalam perjalanan hanya bisa tertawa tak menahan kuasa apa yang diceritakan, tapi arif sedang berfikir kenapa bisa ketahuan. Ternyata waktu minta foto yang ada Safanya, ketahuan kalo itu foto yang ada disamping rumahnya. Sepele.
Sesampainya dirumah sakit, arif berencana bagaimana mengejutkan ganang kalau arif membawa safa, dengan menahan Safa diluar terlebih dahulu dan ketika telah dikode lalu masuklah si Safa. Dengan anggukan kepal bertanda iya, mereka menuju kamarnya. *membuka pintu* ternyata keluarga lengkap berbeda dengan yang pertama hanya ada ibunya, sekaramg ada bapak, ibu , dan kakak perepmuan Ganang. “ hlo kok lo brani kesini, ada apa? , sama siapa?” Ganang mulai terheran heran. Karena tak begiru biasa arif datang sendirian. Sambil menuju pintu, dan membukanya arif membalas “ bareng temen dari paris”. Ketika pintu ntelah dibuka masuklah si safa.  Terlihat ganang hanya bisa menggit bantal yang ada dalam pelukanya, dengan sekali kali meremas bantal tersebut mengiringi langkah safa masuk menghampiri ganang. sambil mencium ketiaknya sendiri arif berkata ” Gan, gue balik dulu ya, mau mandi biar putihan dikit, udah bau banget soalnya “. “udah sana sana” seru ganang yang nampaknya masih kesal dan gemas. Kasian arif kali ini.
Ruangan ini serasa berubah, nampak begitu indah, semenjek engkau tiba tiba datang entah kenapa aku lupa tentang kesakitan yang sedang kuderitakan saat ini, entah mengapa dirimu yang telah mengajari diriku kehilangan, kini datang membawa berjuta pelajaran tentang arti keberadaan seseorang yang didambakan.. sungguh ku benar benar takut akan rasa. Kehilangan .
“aaaaaa...katanya tadi lagi ada rapat ... katanya lagi boncengan sama temen kamu aaaaaaaa
“ Dengan remasan bantal yang begitu kuat diatas ranjang tempat ganang berbaring safa mulai menggodanya, sambil mengucek ngucek rambutnya ganang safa berkata. “katanya mau nyusulin ke BALI .. kook malah sakit”. Rasa kecewa kini berubah menjadi bahagia. Entah harus kesal atau berterima kasih kepada arif yang telah mengantar jemputkan kebahagiaan ini. But yo’re the best freind rif. Seperjalanan pulang arif hanya berkata  dalam diri sendiri “ hadiah lo yang udah sering ngebayarin gue makan gan ... hehehe masa masa SMA gue sama lo gue nyicil dari ini.. tapi jangan kira gue suka sesama jenis ye”. Tak  lama kemudian beberapa temen ganang pun ternyata  hadir. Gozhali dan Ipen mereka teman sekelas kuliah, sebelumnya mereka sudah janjian bakal njenguk tapi berhubung rada telat mereka nyusul belakangan dan baru sampai setelah magrib. Canda tawa kini hadir mengiasi ruang inap yang ganang tempati, beberapa sudah mulai minum setelah keluarga ganang ingin meluangkan waktu untuk teman teman menawari nya. Tak selang berapa lama arif pun datang, dengan yah lumayan lebih putih 0,00999999999234567 detik. “ uhum , rotinya uhum mari dimakan uhum” arif mencoba menggoda ganang, dengan roti pemberian safa. Tak terasa waktu sudah menujukkan pukul delapan malah, sudah tak banyak waktu untuk tetap disini. Karena arif harus tanggung jawab memulangkan safa kembali kerumahnya. “rif pulangnya ati ati.. kamu bawa berlian” ganang memberikan pesan , sekedar untuk berpamitan. Tak selang jauh meninggalkan kamar ganang dimana ganang dirawat kepala arif di jitak safa.” Sialan ya rif, tadi jaket biru yang gue pake kebalik, kenapa lo enggak ngasih tau, sialan tadi gue malu banget waktu diingetin sama kakaknya ganang” . arif hanya bisa tertawa mendengar cerita tersebut. “ mana gue tau-lah, gue enggak sempet mandengi lo kan, tadi juga keburu buru kan.” Balasn arif.
Sepanjang perjalanan pulang, arif yang berboncengan dengan safa dan Gozhali dengan ipen menuju  kerumahnya safa. Safa masih asyik chatingan bareng ganang.. candaan itu kembali lagi. Menghiasi bagaimana indahnya malam. Setelah safa dihantarkan pulang. Arif kemudian pulang, tak tertinggal kebiasaanya kebablasan dari jalan yang harusnya berbelok. Arif memang sedkiti dan kebanyakan teledornya. Pernah lupa pake celana dalam karena gugup saat mau ujian. Sedangkan ganang kembali memakai titik dua kurung  tutup dalam emosinya . kembali tersenyum dengan atas kejadian tadi. Big thank’s to arif yang sudah mau nulisin cerita ini. Nulis nulis sendiri . terima kasih terima kasih sendiri. Hehehe ...semoga gaya bahasa yang dipake udah bener. Need your comment ya bro.
Pelajaran yang dapat kita ambil : pacaran tak selamanya indah, hubungan pada tahap pendekatan jauh lebih romantis, karena akan sama sama berjuang untuk mendapatkanya. Hasil terbaik di tentukan oleh bagaimana proses memperjuangkanya. Para pahlawan dihargai karena perjuanganya. Inget. Dan juga sesungguhnya meninggalkan atau di tinggalkan itu tidaklah sakit, yang sakit rasa yang indah sulit untuk berpindah karena udah ada di hati di bagian bawah. Idup lo bakal berarti jauh lebih menjiwai dengan adanya sahabat disisi lo, and forlast “  what you give is what you receive "






0 komentar: