Entah berapa lama pikiran ini tak tersentuh dengan kata cinta yang dapat merubah segalanya. Entah dari kapan rasa mulai menyadarinya. Bagaimana rasa biasa kini menjadi luar biasa. Karenamu . Lamunan Ganang terhenti ketika sahabat-nya datang, kulit tak terlalu putih , biasa sisiran kesamping seperti jackie -chan kesetrum ini suka banget Chelsea , sering disapa "Arif",datang bersama Rasi , keturunan india tinggi perut gempal , juga hitam. Tidak terbayang dua manusia berkulit hitam berboncengan layaknya manusia afrika sedang kekota cari air. Oke cukup. Mereka udah sahabatan sejak SMA kelas satu. Cuman Arif yang kesempatan setahun sekelas sama Ganang. Rasi dua tahun sekelas sama Ganang. Mereka sahabat kepong-pong." Rasi & Arif turun dari motornya , “Nang.. Gimana .. kok gue SMS tak kau balas" teriak Rasi. mengampiri Ganang duduk termenung di depan teras rumah
Cuaca tak terlalu panas , membuat obrolan
akhir bulan november ini menjadi serius ketika tiba tiba Ganang melontarkan
kata yang mencengangkan. Safa bakal cabut akhir tahun ini bersama ayahnya ke
Bali. Safa adalah sahabat dekat Ganang, yang bisa di bilang gebetan,
berkerudung keci, tidak terlalu tinggi namun memiliki kulit kuning bersih,
dengan tahi lalat di mata kanannya perempuan cantik dari dua bersaudara
dirumahnya. Satu hal paling diingat Ganang dari Safa adalah kesukaannya pada
kota Paris Prancis.
“kok gitu” kata arif sambil duduk
di kuris depan teras. Sahabat Ganang sudah tau semua tentang kedekatan mereka,
menjadi topik utama apabila membicarakan soal asamara. “ iya, katanya Safa
bakal ikut Ayahnya, ayahnya dipindah kerjakan ke bali, nanti sekeluarga bakal kesana,
cuman yang suruh nemenin ayahnya itu Safa duluan” balas Ganang yang sedang
menuangkan air minum.
Kenangan yang sulit dilupakan, bagaimana aku
bisa kenal denganmu dulu. Lucunya kenapa waktu itu kamu dan aku bisa dijodoh
jodohin sama temen temen makrab kampus, apakah kamu benar benar jodoh aku. Tapi
kenapa kini mengapa engkau malah pergi meninggalkanku dengan ingin meninggalkan
bayangmu jauh dariku. Pikiran Ganang mulai tak beraturan.
Bayangan akan jauhnya jarak memang tak
seberapa. Sulitnya melupakan akan candamu tak menyisakan derai air mata yang
terus membasahi ketika malam dalam jalan menuju tidur memimpikanmu. Tak pernah
sekali malam menjadi indah semenjak keinginan Safa hijrah ke bali di obrolkan
kembali. Karena begitu menyakitkan orang yang merubah hidup kita kini hilang dari sisi kita. Hubungan sebatas
sahabat, tak menghalangi rasa kehilangan untuk datang. Memikirkan rasa
perhatian yang akan mulai tersisihkan. Ini menjadi malam yang panjang untuk
seorang Ganang.
" Kling ! " Sebuah
pesan singkat menghiasi layar handphone Ganang. "Lo dirumah enggak ? Gue, Rasi,
Oceng kerumah lo ya". Keliatan weekend tak begitu banyak acara, hanya
berkumpul dengan sahabat sahabat lama. Dasar jomblo bersahaja.
Tak lama kemudian rumah Ganang
telah di penuhi jomblo jomblo. “hlo Rasi mana ? “, saut Ganang. “Nanti juga
nyusul .. kayaknya sih” bales Arif. Canda tawa kami menghiasai teriknya
matahari yang begitu menjulang tinggi. Hanya duduk di depan sebuah teras depan
rumah. Kini obrolan - obrolan kecil tentang rencana akhir tahun untuk sekedar
mewarnai tahun ini, memang malam tahun
baru masih lama hingga tiga sampe empat minggu-an lagi, tapi waktu kita
terpotong karena hanya urusan kuliah kita masing masing. Banyak usulan rencana
yang dilontarkan, hanya Ganang yang tak angkat bicara. Masih merenung apa yang
hal terindah untuk menyertai kepergian sang dambaan hati.
Matahari mulai redup , tidak
menemukan titik temu tentang rencana akhir tahun ini, mungkin terjadi lagi
seperti tahun lalu.. Rencana tidak jelas olehku gumam "Arif" dalam
hati. “Apa rencana malam ini, ini malam minggu” Ganang mulai bicara , sekali
bicara, tertusuk semua. “nanti ke alun alun aja gan, tapi entar ke rumah gue aja dulu Gan”, Saut Arif. Karena untuk menuju alun alun kota dari rumah Ganang
melewati rumah arif terlebih dahulu. Dengan persetujuan kita pulang penuh
kepastian apa yang akan dilakukan oleh sekumpulan orang jomblo yang tidak memiliki
kepastian.
Malam minggu ini begitu renyah
semuanya bisa kumpul dari jarkom yang ada, arif, Ganang, Rasi Oceng, gabo,
yusa.. dan yang lainya. Ternyata banyak yang tidak melewati malam minggu dengan
pasangan ya. Begitu larut dengan obrolan masa masa SMA dulu. Meski semua tau
masalah yang sedang di hadapi Ganang, tak satupun dari mereka yang membahasnya.
Ini adalah awal desember dari 19
tahun terburuk bagi Ganang, dari awal awal bulan sebelumnya ini paling Ganang
benci, inilah awal bagaimana rasa akan dijauhkan oleh jarak, sebuah kesempatan
membahagiaan seorang yang istimewa akan terbuang sia sia. Penutupan akhirnya
semester 3 akan membuat rasa kekecewaan itu bertambah, dari lokasi rumah mereka
yang memang cukup jauh yang membuat mereka jarang untuk bertemu.. Sambil terus
makan pisang goreng didepan rumahnya Ganang masih memikirkan sesuatu yang
istimewa yang akan diberikan olehku untuknya. Kemudian Ganang menuju kekamarnya
dan mncari sesuatu apa yang berharga untuk diberikan kepadanya. Sampai tertuju
pada sebuah notebooknya, bukan Ganang bukan membrikan notebooknya melainkan
foto yang ada didalamnya selama mereka bersama akan menjadi kengan terindah
dalam sebuah ide video yang berbentuk stopmotion.
Bukan apa apa bagi yang menerima yang memiliki sedikit kenangan , berhargalah
orang menjadi peran utama dalam sebuah kisah asmara. Fix this for you !.
Foto adalah bagian dari sejuta
sebuah memori indah sebuah kenangan., masihkah aku kuat membuatnya setelah
sekian lama bersama. Akankah ini terakhir untuk semua moment, apakah ini
menjadi awal ujian untukku. Pikiran Ganang hanya berkutat akan kepergianya. Hari
hari penuh keputusasaan , ini sungguh tak disukai oleh siapapun termasuk Ganang.
Hari demi terlewati Ganang dengan penuh keabu abuan. Hingga malam minggu datang
menjelang masih tak kuasa Ganang membuat kenang kenangan itu untuknya. Hingga Ganang
menghampiri rumah Arif, dan menceritakan semuanya. Memang sahabat Ganang satu
ini sangatlah peka dalam masalah percintaan dengan rekor 5 kali pacaran 7 kali
nembak 9 kali di tolak. “jadi, Safa memang bakal berangkat awal januari setelah
tahun baru nanti, kurang lebih 3 hari dari sekarang, gimana acara tahun barunya
kalo bareng bareng sama Safa ,rif” kata Ganang. “ya enggak apa juga sih, malah
asik...” balas arif. Bentar ini Oceng mau kesini bentar lagi. Jadi malam minggu
ini mau kemana.” Tambahnya. Masih tak ada respon dari Ganang yang masih sibuk
dengan hapenya, . setibanya Oceng datang mereka bingung mau ngapain.. sedangkan
arif yang belum makan malam karena lagi enggak dari lauk dirumah memustukan
untuk mengajak makan mie ayam. Fix, jalan menuju rumahnya Ganang ada mie ayam
enak.
Mungkin kehilangan diartikan
seluruhnya , hingga nafsu makan. Terlihat begitu pelan lahapan ganang tak
begitu menampakkan selera makannya. Sambil terburu buru makan mie yang masih
dimulutnya Oceng melontarkan kalimat “Gimana , tidur rumah lo aja yuk gan, ada
Arsenal nih” .”iya yuk, bentar gue SMS Rasi” tambah arif, dengan menganggukan
kepala yang sedang meminum jeruk Ganang itu brarti setuju. Nanti Rasi nyusul,
masih ada urusan dirumahnya, sebuah balasan pesan singkat dari Rasi yang di
lantangkan oleh arif. Setelah penuh terisi perut ini , Ganang mengawali
perjalanan menuju rumahnya, entah apa yang kalian pikirkan ini nyata laki laki
yang tidur bersama. Tontonan sepak bola membuat malam minggu ini sedikit laki.
Huft. Beberapa saat arif ketiduran.. tiba tiba kaget ibunya Ganang datang
dengan teh hanya dan beberapa gorengan hanya sekedar untuk menemani malam.” Yah
enggak usah repot repot ibu.... kelaurin aja semua yang ada” . kata salah satu
dari mereka. Hangatnya teh sepertinya menghangatkan persahabatan jomblo jomblo
malam itu. sekitar hampir setengah sebelas
malam ahkirnya rasi datang.
Tiba tiba Arif mengambil hapenya Oceng dan
mencari kontak sms paling atas.. iya Rika. Entah tak tau siapa. Mungkin
seseorang yang pernah mengisis hatinya. Ternyata arif ingin ngerjain Rika kayak
acara di TV kemudian arif menelfonya.
Tit...tit.. “ Hallo, bener ini rika?” kata arif , “Hoam..Iya, ini siapa?” saut
Rika dalam keadaan ngantuk ketika arif menelfonya.. Dia tidak tahu karena
telfon yang digunakan nomernya disembunyikan.” Ini Sueb” .”HA-HA-HA. Seluruh
penghuni tertawa, Arif nabokin satu satu karena mereka lup akalo ini sudah
terlalu malam.”Parah lu Parah lu Parah” teriak Rasi yang masih sedikit ketawa.
Sebenernya apa yang diketawain adalah sueb.. ini sedikit penhinaan nama karena
masih saja ada nama sueb di era gemilang ini. Beberapa masih terbayang, akan
yang terjadi tadi, namun cuman Oceng yang tidak tau apa yang terjadi. Setelah
jarum pendek menujukkan diangka satu semuanya juga telah tertidur, tidak
kecuali arif.. karena tadi sempat terlelap tidur, sekarang jadi susah tidur,
beberapa kali membuka Timeline twitter
lalu pindah ke Blackberry Messenger-nya
ternyata sepi, kasian jomblo.
Setelah tadi selesai ngeKepo-in
hapenya Oceng,Sekarang arif tertuju pada hapenya Ganang yang tak luput dari
pandangan.“ Kalo lagi melow kira kira yang di chat apa ya” gumam arif.
Dibukanya seluruh chat yang ada antara Ganang dan Safa. Semuanya. Sekiatar dua
jam membaca arif tau ini sebuah asmara yang indah untuknya.
Esok paginya, mereka disambut
makan bubur yang telah disiapkan oleh ibunya Ganang, dengan mata yang masih
sayu, dengan muka yang tak berbentuk kita makan.. tak lupa juga cuci muka. Selesai
makan mereka tak langsung pulang, melainkan menunggu serial kegemaraan. Dragon
ball. Rasi sibuk ngabarin orang rumah, sedang arif ngetweet. Oceng tidur
tidur-an. Begitu film selesai kita mau pamitan tanpa mereka sadari Oceng masih
tertidur lelap. “Gan pen pamitan, Oceng biarin tidur aja gih keknya dia lelah”
kata arif dengan mengendap endap arif yang tadinya boncengan sama Ganang kini
pulang bareng Rasi. Sedang Oceng masih tertidur Rasi dan arif terpaksa
ngedorong motornya hingga rada jauh dari rumah Ganang agar suara kepergian kita
tetap tidak kita sadari. Entah apa yang terjadi. Ketika bangun nampaknya Oceng
berada dunia yang telah berbeda setelah mereka ditinggal Rasi dan arif yang
terus tertawa tak terhenti. Kasian Oceng.
Setelah arif membaca
chat semalam milik Ganang, arif penasaran. Karena sebelumnya arif dan Safa
sudah kenal, arif berencana ngintrogasi Safa malam nanti , karena sudah enggak
tahan apa motif Safa melakukan pilihan ini. Setalah matahari mulai tak
menyinari lagi. Saatnya Arif mengeksekusi niat dan .. tiba tiba Safa duluan
yang ngechat arif.. sempet arif caputre ini dia :
Kemudian mulut arif berbusa. Ini
seakan akan mecoret semua pikiran list tentang apa yang terjadi. Semalaman
tertawa tak terhenti tak terduga apa yang sebenernya yang terjadi, sungguh
fenomena kejadian seperti ini, ini adalah hal baru unik lucu menurut arif. Arif
hanya bisa tertawa tanpa henti malam itu.
Tepat tanggal 31 desember, belum
ada jarkom untuk menentukan rencana malam nanti, terutama Ganang apakah akan
tetap rencana awal untuk tetap mengajak Safa ikut. Sekitar pukul 13:00. Ganang
ke alun alun kota bersama kakaknya yang lagi ada keperluan, dan sembari
membahas rencana Ganang pergi ke rumahnya Rasi yang tidak jauh dari alun alun
kota. Tak lama kemuadian arif juga ke rumah Rasi dan langsung ngambil Stick yang lagi nganggur membutikan kalo pesan yang
dikirm Rasi telah di terima dan di baca pula. “ Gmana gan, nanti malem mau
kemana “ tanya Arif sama Ganang. Kebetulan sudah pada kumpul. “ya terserah..
gimana ceng”. Ganang malah melempar pertanyaan ke Oceng. Sambil main PES2012
arif memotong “ hlo kemaren katanya bareng sama Safa”.. “Hahahahahahaha...”
Semua tertawa tak terkecuali Ganang pula masih belum tahu apa yang sebenarnya
terjadi. Sambil ke dapur bikin mie ijo Ganang memotong lagi pembicaraan arif ”
Kayaknya enggak deh, ada urusan keluarga katanya ...gimana ada rencana?
“.Ehmmm, mulailah kesunyian kembali hadir , “kalo ke simpang lima gimana , trus
sorenya ke jalan menuju water blaster .. keknya keren deh..” sambil menaruh Stick arif lalu dudu ke sofa. “oke, trus
kalo pake mobil gue enggak bisa ... mana muat, punya lo lah ceng” Ganang
menambahi sambil terus mengaduk mie instan warna ijo. Saut Oceng “emmmm....
ammmm emmm... entar kalo gue tidur gue bangunin jangan di tinggalin”
.hahahahahahahahaha.. semua tertawa tak kecuali arif yang begitu jahil. Oke
fix.
“Sialan gue bagi !!! gue juga
belum makan , yang Mie Ijo itu aaaaaa” teriak arif. Ganang yang begitu lapar
melahap semua dua porsi mie yang di buatnya dari rak dapur Rasi.
Matahari mulai redup.
Mereka bergegas pulang. Setibanya mereka tiba dirumah masing masing. Arif begitu
bingung kenapa Ganang tidak mengirim pesan atau kabar.. apakah ini jadi atau hanya
wacana. Hanya Ganang yang bisa menyetirkan mobil. Kalo Ganang saja tidak bisa,
bakal gagal total malam tahun baru ini. “ sori Rif, gue sakit, kalian main
tanpa gue bisa kan” terlihat dalam sebuah wallpaper pesan singkat dari Ganang.
AAAAAA... cepet sembuhlah balas arif. Arif tak begitu mood rencana yang sudah
matang tentang mem-video Ganang malah gagal. arif enggan main meskin malem ada
rencana lain.. Rasi dan Oceng diajak temenya bakar sate. Arif tau , tidak seru
kalau tidak ada Ganang. Dan dirumah Ganang masih sibuk terus menguatkan diri
untuk tetap sehat ingin keluar hanya sekedar melihat pementesan kembang api
tahun baru bareng Safa. Safa jelas menolak... karena tetap akan menggagalkan
rencana tersebut. Finally ibu-nya Ganang melarang, hanya sebuah chat dari
aplikasi yang menyelamatkan komunikasi mereka.
“Gerrrr... sekitar pukul sepuluh
arif terbangun melihat sebuah pesan dari
Safa. :
Arif ikutan panik, ternyata Rasi
juga tau. Kemudian Rasi SMS Oceng juga.. Oceng masih menyempatkan waktunya
untuk sekedar menjenguk Ganang.. karena hari ini juga harus di asrama lagi,
guna mengikuti pendidikanya sebagai taruna.” Entar Oceng kerumah lo rif, “
pesang singkat dari Rasi. Tak lama kemudian mereka ( Arif & Oceng ) ke
rumah Rasi. “ sini gue kasih tau, sebenernya hari Safa itu berangkat keBali..
eh Ganangnya malah sakit.. padahal lagi dikerjain Ganangnya.. sungguh kurang
pingin dicolok apa coba “ kata Rasi. Sambil melihatkan semua bekas Chatingannya
bareng Safa, Arif bilang“ enggak Ras, sebenrnya ini tuh lagi ngerjain Ganang.”
.. Buahahahahaha...tertawa setertawanya mereka. sambil memutar motornya Oceng “udah buruan, ini jadi njenguk korban.. eh Ganang
enggak”.tanpa rasa berdosa dan tanpa parsel atau apa mereka menujui ruangan
tempat Ganang dirawat. *salim sama ibunya Ganang*
“wah lo sakit mesti gegara makan
mie ijo deh gan” tanpa rasa dosa arif mengataknya. Karena sebenernya waktu
malam tidur bareng memang Ganang sudah tidak enak badan, berlanjut makan mie
instant padahal belum makan dari siang. Iya Ganang fix sakit .. typus ( RE:
tipes ). kejamnya Rasi berkata“ eyaa, lu
jahat gan.. masak Safa sekarang udah hampir berangkat ke Bali masak malah
tiduran . wah wah.. di balik semua itu arif dan Oceng hanya bisa tertawa dalam
hati. Kini giliran Ganang yang masih miris memikirkan apa yang sedang terjadi.
Puk-puk-in Ganang. Ganang hanya bisa terdiam.. lesu lemas tak berdaya. “emang
ada buktinya kalo udah dipesawat gan” kata Oceng. Sambil menujukan ke Oceng “
gue enggak begitu percaya sih.. beneran enggak ya” . disini mulai ada kesalah, Oceng
melakukan Blunder . kini Ganang malah
diselimuti kurang percaya apa yang terjadi bukan menyesalinya.” Iyalah itukan
di bandara mana bohong si Safa” kata arif meyakinkan Ganang, mendukung rencana Safa
agar tetap terjaga. Tak lama kemudian mereka beranjak meninggalkan Ganang yang
masih terselimuti keraguan.
Esoknya ketika arif sedang makan di kantin
kampus terdapat pesan disingkat mucul di
wallpapaer “SUKSES KALIAN NGEREJAIN GUE YA” dari Ganang.”hahahahahaha” arif
tertawa sendiri kemudian di getak oleh temanya. Arif berisiniatif untuk
mengajak Safa njenguk Ganang, untuk kejutan akhir- syapa tau juga Ganang
sembuh. Meskipun sudah ketahuan , kalau finshingnya Sweet kan keren jugakan. Dengan beberapa
obrolan di pesan singkat, mereka memutuskan pukul 15:00 tepat mereka bertemu
diaerah yang sekrianya arif tau. Karena sulit untuk menjelaskan kalau arif ke
rumah Safa. Tak lama mereka bertemu disebuah toko roti dekat pombensin daerah
sam poo kong semarang. Konsenttasi penuh arif dibelakang motor Safa mengikuti arah
menuju rumahnya. Sesampainya dirumah, Safa mempersiapkan diri untuk bertemu Ganang,
tidak Safa tidak berfikir untuk berpenampilan badut untuk memberi kejutan.
Seadanya saja . berkerudung biru kaos dengan tulisan” i love bali “dengan
perpaduan jaket warna biru.
“rif nanti hafalin jalannya ,
kalo pulang biar enggak tersesat”. Kata Safa yang berboncengan menuju sebuah
rumah sakit di kendal. Dalam perjalanan hanya bisa tertawa tak menahan kuasa
apa yang diceritakan, tapi arif sedang berfikir kenapa bisa ketahuan. Ternyata
waktu minta foto yang ada Safanya, ketahuan kalo itu foto yang ada disamping
rumahnya. Sepele.
Sesampainya dirumah sakit, arif
berencana bagaimana mengejutkan ganang kalau arif membawa safa, dengan menahan Safa
diluar terlebih dahulu dan ketika telah dikode lalu masuklah si Safa. Dengan
anggukan kepal bertanda iya, mereka menuju kamarnya. *membuka pintu* ternyata
keluarga lengkap berbeda dengan yang pertama hanya ada ibunya, sekaramg ada
bapak, ibu , dan kakak perepmuan Ganang. “ hlo kok lo brani kesini, ada apa? ,
sama siapa?” Ganang mulai terheran heran. Karena tak begiru biasa arif datang
sendirian. Sambil menuju pintu, dan membukanya arif membalas “ bareng temen
dari paris”. Ketika pintu ntelah dibuka masuklah si safa. Terlihat ganang hanya bisa menggit bantal yang
ada dalam pelukanya, dengan sekali kali meremas bantal tersebut mengiringi
langkah safa masuk menghampiri ganang. sambil mencium ketiaknya sendiri arif
berkata ” Gan, gue balik dulu ya, mau mandi biar putihan dikit, udah bau banget
soalnya “. “udah sana sana” seru ganang yang nampaknya masih kesal dan gemas.
Kasian arif kali ini.
Ruangan ini serasa berubah,
nampak begitu indah, semenjek engkau tiba tiba datang entah kenapa aku lupa
tentang kesakitan yang sedang kuderitakan saat ini, entah mengapa dirimu yang
telah mengajari diriku kehilangan, kini datang membawa berjuta pelajaran
tentang arti keberadaan seseorang yang didambakan.. sungguh ku benar benar
takut akan rasa. Kehilangan .
“aaaaaa...katanya tadi lagi ada
rapat ... katanya lagi boncengan sama temen kamu aaaaaaaa
“ Dengan remasan bantal yang begitu kuat diatas ranjang tempat ganang berbaring safa mulai menggodanya, sambil mengucek ngucek rambutnya ganang safa berkata. “katanya mau nyusulin ke BALI .. kook malah sakit”. Rasa kecewa kini berubah menjadi bahagia. Entah harus kesal atau berterima kasih kepada arif yang telah mengantar jemputkan kebahagiaan ini. But yo’re the best freind rif. Seperjalanan pulang arif hanya berkata dalam diri sendiri “ hadiah lo yang udah sering ngebayarin gue makan gan ... hehehe masa masa SMA gue sama lo gue nyicil dari ini.. tapi jangan kira gue suka sesama jenis ye”. Tak lama kemudian beberapa temen ganang pun ternyata hadir. Gozhali dan Ipen mereka teman sekelas kuliah, sebelumnya mereka sudah janjian bakal njenguk tapi berhubung rada telat mereka nyusul belakangan dan baru sampai setelah magrib. Canda tawa kini hadir mengiasi ruang inap yang ganang tempati, beberapa sudah mulai minum setelah keluarga ganang ingin meluangkan waktu untuk teman teman menawari nya. Tak selang berapa lama arif pun datang, dengan yah lumayan lebih putih 0,00999999999234567 detik. “ uhum , rotinya uhum mari dimakan uhum” arif mencoba menggoda ganang, dengan roti pemberian safa. Tak terasa waktu sudah menujukkan pukul delapan malah, sudah tak banyak waktu untuk tetap disini. Karena arif harus tanggung jawab memulangkan safa kembali kerumahnya. “rif pulangnya ati ati.. kamu bawa berlian” ganang memberikan pesan , sekedar untuk berpamitan. Tak selang jauh meninggalkan kamar ganang dimana ganang dirawat kepala arif di jitak safa.” Sialan ya rif, tadi jaket biru yang gue pake kebalik, kenapa lo enggak ngasih tau, sialan tadi gue malu banget waktu diingetin sama kakaknya ganang” . arif hanya bisa tertawa mendengar cerita tersebut. “ mana gue tau-lah, gue enggak sempet mandengi lo kan, tadi juga keburu buru kan.” Balasn arif.
“ Dengan remasan bantal yang begitu kuat diatas ranjang tempat ganang berbaring safa mulai menggodanya, sambil mengucek ngucek rambutnya ganang safa berkata. “katanya mau nyusulin ke BALI .. kook malah sakit”. Rasa kecewa kini berubah menjadi bahagia. Entah harus kesal atau berterima kasih kepada arif yang telah mengantar jemputkan kebahagiaan ini. But yo’re the best freind rif. Seperjalanan pulang arif hanya berkata dalam diri sendiri “ hadiah lo yang udah sering ngebayarin gue makan gan ... hehehe masa masa SMA gue sama lo gue nyicil dari ini.. tapi jangan kira gue suka sesama jenis ye”. Tak lama kemudian beberapa temen ganang pun ternyata hadir. Gozhali dan Ipen mereka teman sekelas kuliah, sebelumnya mereka sudah janjian bakal njenguk tapi berhubung rada telat mereka nyusul belakangan dan baru sampai setelah magrib. Canda tawa kini hadir mengiasi ruang inap yang ganang tempati, beberapa sudah mulai minum setelah keluarga ganang ingin meluangkan waktu untuk teman teman menawari nya. Tak selang berapa lama arif pun datang, dengan yah lumayan lebih putih 0,00999999999234567 detik. “ uhum , rotinya uhum mari dimakan uhum” arif mencoba menggoda ganang, dengan roti pemberian safa. Tak terasa waktu sudah menujukkan pukul delapan malah, sudah tak banyak waktu untuk tetap disini. Karena arif harus tanggung jawab memulangkan safa kembali kerumahnya. “rif pulangnya ati ati.. kamu bawa berlian” ganang memberikan pesan , sekedar untuk berpamitan. Tak selang jauh meninggalkan kamar ganang dimana ganang dirawat kepala arif di jitak safa.” Sialan ya rif, tadi jaket biru yang gue pake kebalik, kenapa lo enggak ngasih tau, sialan tadi gue malu banget waktu diingetin sama kakaknya ganang” . arif hanya bisa tertawa mendengar cerita tersebut. “ mana gue tau-lah, gue enggak sempet mandengi lo kan, tadi juga keburu buru kan.” Balasn arif.
Sepanjang perjalanan pulang, arif
yang berboncengan dengan safa dan Gozhali dengan ipen menuju kerumahnya safa. Safa masih asyik chatingan
bareng ganang.. candaan itu kembali lagi. Menghiasi bagaimana indahnya malam.
Setelah safa dihantarkan pulang. Arif kemudian pulang, tak tertinggal
kebiasaanya kebablasan dari jalan yang harusnya berbelok. Arif memang sedkiti
dan kebanyakan teledornya. Pernah lupa pake celana dalam karena gugup saat mau
ujian. Sedangkan ganang kembali memakai titik dua kurung tutup dalam emosinya . kembali tersenyum
dengan atas kejadian tadi. Big thank’s to arif yang sudah mau nulisin cerita
ini. Nulis nulis sendiri . terima kasih terima kasih sendiri. Hehehe ...semoga
gaya bahasa yang dipake udah bener. Need your comment ya bro.
Pelajaran yang dapat kita ambil :
pacaran tak selamanya indah, hubungan pada tahap pendekatan jauh lebih
romantis, karena akan sama sama berjuang untuk mendapatkanya. Hasil terbaik di
tentukan oleh bagaimana proses memperjuangkanya. Para pahlawan dihargai karena
perjuanganya. Inget. Dan juga sesungguhnya meninggalkan atau di tinggalkan itu
tidaklah sakit, yang sakit rasa yang indah sulit untuk berpindah karena udah
ada di hati di bagian bawah. Idup lo bakal berarti jauh lebih menjiwai dengan
adanya sahabat disisi lo, and forlast “ what you give is what you receive "















































0 komentar:
Posting Komentar