"Pak, Anak saya inget belajar tentang kitab, untuk pedoman hidup, katanya kemarin dia mimpi hari kiamat, dan sangking dia tak memiliki bekal dia nangis takut, dia tidak di kendal, jauh ada di magelang sana pak" mungkin sekolah ini, cocok untuk anak saya pak. padahal disana dia berprestasi, dan juga sekolah favorit" sambung cerita itu dengan, " Bu Rangking hanya ada di dunia, saya butuh bekal di ahkirat juga, sambil membasuh muka yang meneteskan air mata.
Jadi ....
Seperti biasa, pagi saya menata berkas untuk di rapikan, dan hanya sekedar mengecheck apakah ada nota/ kwitansi yang belum di rekap yang lain, mungkin ke kantor guru untuk menanyakan ada transaksi lagi, sekiranya untuk saya persiapkan hari ini. iya sebagai bendahara saya dituntut untuk disiplin, dan emang bener, katan pandji stand up comdian itu "Displin itu bukan mengekang, justru membebaskan", ditambah saya orang nya pelupa, makan banyak stiky note ada dimana mana. payah bet deh saya itu.
"Pak arif saya mau ke Bank, Pak arif Stay dikantor yah, jangan kemana mana, nanti kalo ada transaksi, tolong dilayani", iya siap balas saya dengan fokus lagi bikin post blog yang kemarin. setelah selese nulis saya justru kabur ke Mini market sekolah, ngobrol sama nugroho, untuk sekedar main game, dan iya. Saya di Cariin. gue liat ada Pak Afyan yang telfon gue enam kali, saya tidak mengakat telfon, iya hape nya di charge di kantor, dan ruagannya di kunci. hahaha, ternyata ada yang nunggu, ada bapak yang nunggu mau bayar SPP, atau uang bulanan untuk februari. saya berikan pelayanan terbaik saya untuk bapak tersebut semampu saya, setelahnya kepala sekolah nyamperi juga dan duduk dan ketemu sembari mengecheck keuangan yang saya kelola. Padahal baru beberapa menit saja saya melaporkan laporan keuangan tersebut, ada ibu ibu memakai baju coklat pegawai negri sipil dengan map ijazah di tangan nya beliau masuk keruangan saya.
"Pak, nyuwun sewu, badhe ketemu kepala sekolah ?". Sahut Pak Ghofur, saya bu, wonten nopo. Dengan di mulai pembicaraan tersebut saya pindah kemeja saya, percakapan banyak yang enggak saya inget karena hanya bercerita tentang alamat, setelah itu pembicaraan mulai serius. ibu itu bilang, "Pak nyuwun sewu, niki anak kulo kok sanjang, badhe melajari ( mempelajari kita ) kangge pegangan hidup" kata si ibuk itu. Dengan pembicaraan seperti itu, telepone genggam gue taruh, gue serius dengerin. Saya mulai melihat ibu itu mengusap air mata. " Anak saya kemarin cerita, ingin pindah sekolah yang ada ngaji kitab, anak saya ingin mempelajari tentang pedoman dalam menjalani hidup, padahal sekolah yang sedang dijalani sudah bagus, meski dan dia dapet rangking, bukan bermaksud membanggakan anak saya pak" kata ibu itu. "Bu, Rangking yang saya dapetkan cuman rangking di dunia, saya masih belom apa apa untuk akherat bu" ibu itu melanjutkan ceritnya kepada pak ghofur tentang apa yang anaknya katakan itu. Seinget saya anak itu berkata dari yang ibu tersebut sampaikan, dia bilang anaknya mimpi tentang hari kiamat, dan anak itu belom mempunyai bekal apa apa. WaAllahuAlam
Dari apa yang barusan yang terjadi, saya seperti diingatkan kembali, disadarkan apa yang salah, diingatakan apa yang harusnya dilakukan, semoga ketika saya membaca kembali apa yang terjadi saya ingat, bahwa anank adalah pembawa keberuntungan kepada orang tuanya diluar apa yang telah orang tua kita berikan kepada kita, kita wajib membayar surga untuk beliau. Amin
FYI : ANAK ITU LAKI LAKI MASIH SMP, SEMOGA JADI ANAK YANG BERMAFAAT
FYI : ANAK ITU LAKI LAKI MASIH SMP, SEMOGA JADI ANAK YANG BERMAFAAT

0 komentar:
Posting Komentar